Pertemuan Kader Kesehatan 62 Kelurahan

Selasa, 03 Juni 2014 - 07:41:24 WIB
Diposting oleh : Suko Dwi Nugroho
Kategori: Seputar Rumah Sakit - Dibaca: 262191 kali

SEMARANG-Sebanyak 135 kader kesehatan yang terdiri dari Ketua Tim Penggerak PKK Kelurahan dan Kecamatan, beserta Ketua POKJA IV 62 kelurahan dari 6 kecamatan yang menjadi wilayah dampingan UPKM (Usaha Peningkatan Kesehatan Masyarakat) Rumah Sakit Panti WIlasa Citarum,  pada hari Sabtu tanggal 24 Mei 2014 mengikuti seminar kesehatan yang  digelar oleh Rumah Sakit Panti Wilasa Citarum bertempat di Aula. Tema seminar tersebut adalah “Peran Kader Kesehatan Dalam Menurunkan Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi di Kota Semarang” dengan nara sumber dr. Purnomo Hartanto, SP.OG. 

dr. Liestijarini Darjanti, M.Kes selaku Wakil Direktur Pelayanan Rumah Sakit Panti Wilasa Citarum Semarang, yang dalam sambutannya mengatakan "Dalam menurunkan angka kematian ibu dan bayi, Rumah Sakit Panti Wilasa Citarum bekerjasama baik dengan bidan, puskesmas maupun dengan para kader secara rutin menggelar pelatihan-pelatihan, dengan diadakannya seminar ini diharapkan para kader bisa mengetahui sejak dini apabila ada kehamilan yang disertai dengan pendarahan, maka harus segera di rujuk ke Rumah Sakit, apalagi kami sudah MOU dengan Dinas Kesehatan Kota Semarang yang siap menerima pasien ibu melahirkan, baik sebelum dan sesudah, baik beresiko pendarahan atau lainnya, dan kami harus siap apabila dalam 30 menit pasien harus operasi".

Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di Indonesia sampai saat ini masih cukup tinggi. Menurut riset kesehatan dasar (riskerdas) diperoleh AKI di tahun 2012 sebesar 228 per 100.000 KH dan AKB sebesar 34 per 1000 KH. Dan diketahui dari Januari hingga pertengahan Mei 2014 ini sudah ada 9 kasus AKI yang terjadi di Kota Semarang. Hal ini dikatakan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Semarang, Krisseptiana Hendrar Prihadi, SH, MM usai membuka seminar kader kesehatan.

Berdasarkan data profil kesehatan Provinsi Jawa Tengah, pada tahun 2012 tercatat AKI sebesar 116,01 per 100.000 KH dan AKB sebesar 12,1 per 1000 KH. AKI dan AKB tersebut, baik tingkat Nasional, Provinsi atau kota, belum mencapai target Millenium Development Goals (MDGs) pada tahun 2015, yaitu AKI sebesar 100 per 100.000 KH dan AKB sebesar 9,1 per 1000 KH, sehingga masih memerlukan kerja keras dari semua komponen untuk mencapai target tersebut (DKK Kota Semarang, 2012).

Dalam kesempatan tersebut Tia menekankan kepada para kader PKK di Kota Semarang untuk selalu memonitor apabila ada warga yang sedang hamil terutama yang beresiko harus adanya pendampingan dari kadernya. Ini diharapkan jika ada warga yang hamil dan beresiko untuk segera dibawa ke Puskesmas atau ke Rumah Sakit. Untuk itu para kader harus selalu aktif memonitor di wilayahnya masing-masing.(DNL-2014)

 

Berita serupa dapat dibaca juga di : http://www.waktunews.com/component/k2/item/564-rs-panti-wilasa-citarum-gelar-seminar-penurunan-aki-dan-akb

0 Komentar :

Customer Service Online

• Customer Care


YM : 09.00 s.d. 19.00 WIB
Jam Berkunjung

RUANG ANGGREK, BOUGENVILE, CEMPAKA, DAHLIA & FLAMBOYAN

Pagi : 10.00-13.00 WIB

Sore : 16.30-19.00 WIB

 

RUANG ICU & HCU

Pagi : 10.00-12.00 WIB

Sore : 17.00-19.00 WIB

 

RUANG PERISTI

Pagi : 10.00-11.30 WIB

Sore : 17.00-18.30 WIB


Promosi & Events Terbaru
 

LOGIN USER

Apakah Anda sudah menjadi Customer kami? Jika belum DAFTAR, di sini.

 
 
  • Username
  • Password